MOTANG RUA
Namanya pun dikenang dengan berbagai cara, entah itu berupa lirik lagu, ditulis dalam sejarah, terpampang di papan jalan, jadi nama sebuah lapangan serbaguna di pusat kota, dan juga dipahat dalam bentuk patung.
Sosok pahlawan itu hadir dalam patung bernama Ame Numpu atau yang lebih dikenal dengan nama julukan Motang Rua. Secara harafiah, motang rua (bahasa Manggarai) artinya babi hutan liar, galak, nakal, dan suka menyerang.Asal-muasal lahirnya perlawanan Motang Rua berawal dari masuknya Belanda di tanah Manggarai yang sekarang sudah menjadi tiga kabupaten: Kabupaten Manggarai Timur, Manggarai Raya, dan Manggarai Barat.